RIFFAN
Rayuan mesra dari rintik hujan
Yang memanja dengan belaian lembut
Seolah - olah ingin menenggelamkan setiap insan
Dan memaksa memanggil - manggil cinta
Yang pulas dalam ayunan yang pemuja
Untuk ikut larut menikmati jamuan perawan di istana hangat sang raja
Yang berhiaskan permata kasih dan intan sayang
Dipenuhi pesona ketulusan
Ditaburi bunga kejujuran
Bergerbang kuat akan kepercayaan saling tergantung
Dikawal ketat oleh prajurit keiklasan akan kekurangan
BANGUN
Bangun kekasihku
Pagi sudah melambai - lambai
Mentaripun memanggil - manggilmu
Dunia telah menunggu sentuhanmu
Bangun sayangku
Langit tak sabar menunggu sujudmu
Sukses telah menunggu dijemput
Cepatlah bangun jangan biarkan mereka menunggumu terlalu lama
Dan membuat mereka berpaling darimu
IKLAS
Iklas itu bagaikan bom waktu
Yang siap menghancurkan apapun kehendaknya
Iklas itu perang batin antara amarah dan kasih
Iklas itu sadis, jahat, menyakiti orang yang dilintasinya
Betapa sulit dan beratnya menanggung beban keiklasan
seakan - akan menenggelamkan kehidupan di dunia ini
Iklas, gengsi atau egoiskah yang memberatkan langkahmu?
Yang mampu menggoyahkan keyakinan, merobohkan iman
Dan ketakutan berkuasa mengendalikan pikiran
Hanya orang bodoh yang membiarkan kekasihnya berlalu tanpa arti
Pasti akan ada saatnya cinta menyerah pasrah
Bukan karena putus asa melainkan kebahagiannya jika aku mampu melepasnya
MALAM
Malam kenapa harus kedatangan gelap?
Malam kenapa harus menyambut sepi?
Malam kenapa harus menjamu ketakutan?
Tidakkah malam punya beribu bintang yang cantik?
Bukankah malam punya bidadari di bulan?
Kemanakah ceria malamku?
Siapakah perampas malamku?
Setan terkutuk yang tega melenyapkan malamku!
Kembalikan, gantikan sinarku!!!